Posts Tagged ‘Tips mesin fotocopy’

Tips Membeli Mesin Fotocopy Secara Online

Written by PT. Mulya Mitra Coperindo on . Posted in Blog


Tips Membeli Mesin Fotocopy Secara Online - Anda yang saat ini tertarik untuk membeli mesin fotocopy canon maupun xerox, baru maupun rekondisi entah itu untuk usaha maupun kantor, kami PT. Mulya Mitra Copierindo akan berbagi tips kepada Anda dimanapun Anda berada.

Berikut ini tips yang bisa kami sampaikan :

  1. Buka informasi pada halaman tentang kami atau hubungi kami, pastikan tertera di halaman tersebut terdapat legalitas perusahaannya.
  2. Untuk pembayaran, pastikan Nomer Rekening yang tercantum adalah No Rekening dengan Atas Nama Perusahaan (bukan pribadi).
  3. Alamat lokasi kantor jelas.
  4. Email yang tertera di website menggunakan Email atas nama perusahaan atau email website resmi perusahaan. (contoh : info@mulyafotocopy.com)
  5. Jika alamat yang tertera pada website bisa di jangkau maka kunjungi kantornya untuk melihat langsung unit yang hendak di beli.

Tips tersebut kami rasa cukup untuk menambah rasa kepercayaan diri Anda untuk membeli mesin fotocopy secara online.

 




Tips Memilih Toner Yang Baik Untuk Mesin Fotocopy

Written by PT. Mulya Mitra Coperindo on . Posted in Blog


Tips Memilih Toner Yang Baik Untuk Mesin Fotocopy – toner mesin fotocopy, toner mesin fotocopy canon, toner mesin fotocopy xerox

Untuk anda yang terbiasa menggunakan mesin fotocopy atau Anda memiliki usaha fotocopy center dan untuk berbagai aktivitas lainnya pastinya akan membutuhkan suplai consumable part yang memiliki masa pakai, salah satunya adalah Toner.
Sebelum memilih mesin fotocopy sebaiknya Anda harus tahu terlebih dahulu tipe yang digunakan untuk mesin fotocopy Anda, karena ada beberapa tipe toner untuk mesin fotocopy, mesin fotocopy ada 2 macam menurut fungsionalnya yakni digital dan analog tentu saja kebutuhan tonernya berbeda tetapi ada beberapa tipe digital yang berbeda jenis tonernya.
Untuk Kedua tipe ini memerlukan tipe toner yang sesuai, ada yang bisa menggunakan tipe toner yang sama tetapi ada juga yang harus menggunakan toner khusus untuk mesin tersebut.
Berikut Ini Tips Memilih Toner Mesin Fotokopi

Gunakan jenis toner yang sesuai dengan tipe mesin anda, dan pastikan terlebih dahulu mesin anda termasuk sistem black copy atau white copy, biasanya dalam kemasan toner tersebut tertera bahwa toner tersebut cocok untuk jenis mesin apa saja.
Belilah toner langsung dari agen penjual, toko atau penjual mesin fotokopi rekondisi canon.
Hindari pembelian toner yang tidak bermerek (tidak tertera merek pada kemasannya).
Jangan tergiur dengan harga toner
Belilah toner yang mampu memberikan jumlah lembar copy, rata-rata toner 1 kg mampu digunakan hingga 20.000 lembar.




Tips Mengetahui Pergantian Spare Part Mesin Fotocopy

Written by PT. Mulya Mitra Coperindo on . Posted in Blog


Tips Mengetahui Pergantian Spare Part Mesin Fotocopy | Sebagai pengguna mesin fotocopy sebaiknya kita tidak hanya mengetahui pemakaian mesin saja tetapi perawatan mesin fotocopy pun kita harus mengetahui. Pada umumnya spare part dari mesin fotocopy memiliki life time atau masa pakai, dari setiap komponenmesin fotocopy memiliki life time yang berbeda.

Saat ini kami akan kembali memberi tips kepada Anda kapan waktu yang tepat untuk mengetahui mengganti spare part, agar mesin fotocopy Anda bekerja secara maksimal. Berikut tipsnya:

 

  • Wire Corona = 100.000 Copy
  • Bushing = 250.000 Copy
  • Gear fixing = 100.000 Copy
  • Magnet Roll Developing = 1.000.000 Copy
  • Clow drum = 500.000 Copy
  • Clow Lower = 350.000
  • Clow Upper = 350.000 Copy
  • Pick Up Roll Cassete = 250.000 Copy
  • Pick Up Roll By Pass = 250.000 Copy
  • Sponge Roll By Pass = 100.000 Copy
  • Sponge Roll = 150.000 Copy
  • Assy Drum = 4.000.000 Copy
  • OPC Drum = 20.000 Copy ( untuk mesin ukuran besar )
  • Lower Roller = 500.000 Copy ( untuk mesin ukuran besar )
  • Upper Lower = 500.000 Copy ( untuk mesin ukuran besar )
  • Celaning Web = 250.000 Copy ( untuk mesin ukuran besar )
  • Cleaning Blade = 250.000 Copy ( untuk mesin ukuran besar )
  • Toner = 20.000 Copy

 

Semoga penjelasan dan tips kali ini bermanfaat untuk Anda, terima kasih sudah berkunjung :)




Cara Mengatasi Error Pada Mesin Fotocopy Canon iR

Written by PT. Mulya Mitra Coperindo on . Posted in Blog


canon ir error, daftar kode error, error 001, kode error canon, tips mesin fotocopy

Error Pada mesin Fotocopy Canon iR

Apabila mesin fotocopy Anda error tentunya hal ini akan membuat Anda panik apalagi disaat Anda sedang diburu pekerjaan yang melimpah. Dan seringkali para pemilik usaha fotocopy center yang baru memulai usahanya sering mengeluh karena mesin fotocopy yang mereka gunakan mengalami error dan tidak dapat dioperasikan.

Untuk mesin fotocopy canon, pada saat terjadi gangguan mesin maka dilayar display panel akan muncul kode error yang beragam. Kode-kode ini memiliki arti, bagian mana saja yang mengalami gangguan. Misalnya pada display kita menjumpai kode error E602-003 maka dari kode tersebut kita dapat mengetahui error tersebut dikarenakan gangguan pada hardisk mesin fotocopy Anda.

Cara Mengatasi Error

Pada mesin fotocopy canon kita di untungkan dengan cara mudah mengatasi error yaituReset Error, misalnya mesin fotocopy Anda mengalami error ringan dengan kode error E001 maka kita bisa mengatasinya dengan cara clear error. Saat mesin tipe Canon iR ini masuk ke Indonesia hanya segelintir orang yang dapat menguasai cara ini, bahkan teknisi fotocopy sekalipun jarang ada yang berbagi ilmu dalam mengatasi hal ini. Bagi para ahli dalam mesin fotocopy ini caranya cukup mudah, Anda hanya perlu masuk pada Service Mode pada mesin fotocopy.

Cara Reset Error Canon iR

  1. Masuk ke program service mode (*28*) bintang yang ada tulisan Additional Functions
  2. Tekan Copier
  3. Tekan Function
  4. Tekan Clear
  5. Tekan ERR
  6. Tekan Ok
  7. Matikan mesin fotocopy dari saklar di samping mesin, tunggu beberapa detik lalu hidupkan mesin kembali

Cukup mudah bukan? Sekarang apabila mesin fotocopy Anda mengalami gangguan seperti diatas Anda tidak perlu panik, langkah awal yang Anda lakukan adalah ketahui dahulu kode error kemudian lakukan Clear Error. Apabila masih error mesinnya, segeralah menghubungi teknisi yang sudah Anda percaya untuk memeriksa dan mengatasi kerusakan pada mesin fotocopy Anda. Jangan lah Anda memaksakan dengan langkah Clear Error berulang kali, karena akan merusak hardisk mesin fotocopy Anda.

 

Berikut ini lampiran daftar code error mesin fotocopy canon, sumberwww.imagerunneradvance.com 

 

#001
Cause 1 Different sized originals were scanned without setting the Different Size Originals mode.
Remedy Set the Different Size Originals mode, and then try scanning again.
Cause 2 Different sized originals were scanned in the 2-Sided Original without setting the Different Size Originals mode.
Remedy Set the Different Size Originals mode, and then try scanning again.
#009
Cause 1 There is no paper.
Remedy Load paper. (See “Maintenance.”)
Cause 2 The paper drawer is not inserted correctly into the machine.
Remedy Insert the paper drawer properly. (See “Maintenance.”)
#099
Cause 1 Copying/printing was interrupted.
Remedy Try copying/printing again.
Cause 2 An error occurred because the main power switch was turned OFF while a job was being processed.
Remedy Check to see if the main power switch is turned ON. Try processing the job again, if necessary. (See “Before You Start Using This Machine.”)
#401
Cause When the data was being written to the medium, the machine detected that the medium was full.
Remedy Use the memory medium with sufficient free space.
#403
Cause The job was failed because the same file name existed. Generally, if the same file name exists, a file will be automatically renamed by adding a number, which ranges from 1 to 999, to the tail of its file name in order to avoid naming conflicts. However, this error occurred because the file with the same number already added to its file name existed.
Remedy Rename the file, and then write the data again.
#404
Cause The job was failed because the write protect switch of the medium was turned ON.
Remedy Turn OFF the write protect switch of the medium.
#406
Cause 1 The job was failed because the medium was pulled out while the job was in progress.
Remedy Confirm that the medium is properly inserted, and then write the data again.
Cause 2 While data, such as image data, were being transferred to the medium, some error occurred.
Remedy Confirm a status of the medium and a file format.
#407
Cause 1 The length of the full path to the specified file (or folder) exceeded the supported limit.
Remedy The limit of the length of the full path is 256. Change or shorten the file name to be written.
Cause 2 The transfer of the image to the USB memory was not properly performed because the length of the full path including the root and file name exceeded the limit.
Remedy 1 The limit of the length of the full path is 256. Change or shorten the file name to be written.
Remedy 2 Change the folder to which the data is saved.
#408
Cause 1 The job was failed because the medium was pulled out while the read job was in progress.
Remedy Confirm that the medium is inserted, and then read the data again.
Cause 2 While the data, such as image data, was being transferred from the medium, some error occurred.
Remedy Confirm the status of the medium and the file format.
#701
Cause 1 The specified Department ID does not exist, or the password has changed.
Remedy Enter the correct Department ID or password using  -  (numeric keys) on the control panel, and try again.
Cause 2 The Department ID or password was changed while the machine was processing a job.
Remedy Change the Department ID and password, and try again. If you do not know the password, contact your System Manager.
Cause 3 <Allow Printer Jobs with Unknown IDs> is set to ‘Off’.
Remedy Set <Allow Printer Jobs with Unknown IDs> to ‘On’. (See [Department ID Management] in “Settings/Registration Table.”)
#703
Cause The hard disk is full, and no more images can be scanned.
Remedy 1 Wait a few moments, and try scanning again after the current send jobs complete.
Remedy 2 Erase documents stored in the Mail Box and the Fax/I-Fax Inbox. If the machine still does not operate normally, turn the main power OFF, and then back ON again. (See “Before You Start Using This Machine.”)
#711
Cause The Mail Box and the Fax/I-Fax Inbox memory is full.
Remedy Erase unnecessary documents stored in the Mail Box and the Fax/I-Fax Inbox. (See “Fax/I-Fax Inbox” and “Access Stored Files.”)
#712
Cause The maximum number of documents are already stored in the Mail Box and the Fax/I-Fax Inbox.
Remedy Erase unnecessary documents stored in the Mail Box and Fax/I-Fax Inbox. (See “Fax/I-Fax Inbox” and “Access Stored Files.”)
#749
Cause You could not execute the job because a service call message is being displayed.
Remedy Turn the main power OFF, wait for 10 or more seconds, and turn the main power back ON. If the machine still does not work normally, turn the main power OFF, disconnect the machine, and contact your local authorized Canon dealer. (See “Before You Start Using This Machine.”)
#759
Cause An error occurred while sending the URL of a Mail Box.
Remedy Contact your System Manager.
#816
Cause You cannot print because the set page limit total has been reached.
Remedy Contact your System Manager.
#825
Cause Reserved or current print jobs cannot be performed because the Department ID and password have been deleted, or the password has been changed.
Remedy Try again with the Department ID and password that are registered. Register the Department ID and password. If you do not know the password, contact your System Manager.
#849
Cause Device information could not be delivered because the client machine is processing a job.
Remedy Try delivering device information again after the client machine finishes processing the job.
#850
Cause Device information could not be delivered because a screen relating to the device information to be delivered is being processed.
Remedy Try delivering the device information again after the screen is cleared from the client machine. (See [Device Information Delivery Settings] in “Settings/Registration Table.”)
#851
Cause 1 There is insufficient memory remaining in the system.
Remedy Check the system’s available memory, and delete any unnecessary documents stored in the Mail Box and Fax/I-Fax Inbox. (See “Fax/I-Fax Inbox” and “Access Stored Files.”)
Cause 2 The machine’s memory is full.
Remedy Erase unnecessary documents and documents with errors from memory to increase the amount of available memory. (See “Fax/I-Fax Inbox” and “Access Stored Files.”)
Cause 3 The scanned document cannot be stored because there are more than 1,500 documents in the specified Mail Box and Fax/I-Fax Inbox.
Remedy If there are a large number of documents, delete the unnecessary ones from the specified Mail Box and Fax/I-Fax Inbox. (See “Fax/I-Fax Inbox” and “Access Stored Files.”)
#852
Cause An error occurred because the main power was turned OFF due to an unspecified cause while a job was being processed.
Remedy Check to see that the power plug is firmly inserted into the power outlet and that it is not in a situation where the power can easily be turned OFF. Try processing the job again, if necessary.
#853
Cause 1 When trying to print a large number of pages, the job is not performed due to insufficient memory resources.
Remedy Reduce the number of pages to print, or perform the print job again when no other jobs are reserved.
Cause 2 The job could not be processed, because it was cancelled from the printer driver while the print data was being sent to the machine.
Remedy Try printing again.
Cause 3 The spool memory is full when Use Spooler in Network Settings in Preferences (from the Settings/Registration screen) is set to ‘On’, therefore, data received from the host could not be spooled.
Remedy Set Use Spooler in Network Settings in Preferences (from the Settings/Registration screen) to ‘Off’, and try sending the print data again. (See [Use Spool Function] in “Settings/Registration Table.”)
Cause 4 The maximum number of receivable data exceeds the receive limit.
Remedy Try printing the documents again after all current jobs are complete. If you still cannot print, check the sent data.
Cause 5 The number of secured documents exceeded the maximum limit that can be reserved at a time.
Remedy Print or erase the secured documents that are stored in the machine, and try printing again. (See “Setting the Machine (PS/PCL/UFR II Printer).”)
#854
Cause Device information could not be delivered because the client machine has Restrictions for Receiving Device Info. in Device Information Delivery Settings in Management Settings (from the Settings/Registration screen) set to ‘On’.
Remedy Try delivering device information again after setting Restrictions for Receiving Device Info. in Device Information Delivery Settings in Management Settings (from the Settings/Registration screen) to ‘Off’. (See [Device Information Delivery Settings] in “Settings/Registration Table.”)
#855
Cause Device information could not be delivered because a language that the client machine cannot handle was included in the device information.
Remedy Contact your local authorized Canon dealer.
#856
Cause The job was cancelled because there was not enough free space on the hard disk to store the temporary data.
Remedy Contact your System Manager.
#857
Cause Data reception timed out, or the job was cancelled at the host.
Remedy Check that the network is functioning properly, and then try printing again.
#858
Cause There is a problem with the print data sent from an external application.
Remedy Check the settings of the data sent to the machine, make sure they are compatible with the machine, and try sending the data again.
#859
Cause 1 A compression error occurred with the image data.
Remedy Check the print settings, and try printing again.
Cause 2 An original was not scanned properly, or the orientation of the original was incorrect.
Remedy 1 Check the scan settings, and try scanning again.
Remedy 2 Turn the main power OFF, wait for 10 or more seconds, and turn the main power back ON.
#860
Cause 1 A paper jam occurred during printing.
Remedy Try printing again.
Cause 2 You tried to print on a transparency sheet not made for this machine.
Remedy Load transparencies made for this machine into the machine and then try printing again.
#861
Cause An error occurred while processing PDL data or image data.
Remedy Confirm the print settings you made when printing from a computer.
#862
Cause 1 The saddle finisher trays have exceeded their stacking limits. (See Chapter 16, “Appendix,” in Getting Started.)
Remedy Change the print data or print settings, and try printing again.
Cause 2 A combination of settings which is not supported was set.
Remedy Change the print data or print settings, and try printing again.
Cause 3 Data which is not guaranteed to be compatible was printed.
Remedy Change the print data or print settings, and try printing again.
Cause 4 You could not print the document when the tab paper is specified as the paper type and the Inner Finisher-A1 is attached.
Remedy You cannot output tab paper when the Inner Finisher-A1 is attached but the Copy Tray-J1 is not attached. If necessary, attach the Copy Tray-J1.
#863
Cause An error occurred while processing PDL data or image data.
Remedy Check the settings, and try printing again.
#865
Cause A function related to performing jobs is restricted.
Remedy Contact your System Manager.
#889
Cause You cannot scan or print the document because it has Scan Lock Information embedded.
Remedy Check the Scan Lock Information or contact your System Manager.
#904
Cause The destination which is registered in [Favorite Settings] cannot be updated even when an address book is acquired from another imageRUNNER ADVANCE/imagePRESS series connected to the network.
Remedy Register [Favorite Settings] using the touch panel display of the machine.




Tips Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Buram

Written by PT. Mulya Mitra Coperindo on . Posted in Blog


Tips Cara Mengatasi Hasil Fotocopy Buram

Sering kali mesin fotocopy mengalami permasalahan yang umum terjadi, seperti fotocopy yang hasilnya buram atau tidak tajam pada hasil copy.

Hasil copy yang buram ini kerap terjadi pada mesin yang sudah cukup lama pemakaiannya atau faktor usia mesin fotocopy itu sendiri, dan beberapa faktor lain seperti toner, dan suhu ruangan sekitar mesin fotocopy.

Faktor penyebab hasil copy buram:

1.      Kertas Fotocopy Lembab

Penyebab hasil copy buram biasanya dikarenakan kertas lembab yang disimpan pada suhu yang rendah sehingga kertas pun menjadi lembab. Untuk mengatasi penyebab seperti ini sangat mudah menanggulanginya cukup kertas disimpan di kotak penyimpan kertas tepatnya di bawah cassete mesin fotocopy atau kertas di jemur sementara dahulu pada suhu ruangan.

2.      Drum Lembab

Masalah kedua adalah drum yang lembab, ini bisa terjadi karena drum heater yang sudah tidak berfungsi dengan baik. Untuk memastikannya, sentuhlah dengan hati-hati pada bagian tepi drum, jika tepi drum tersebut masih hangat dan cenderung panas maka kondisi drum mesin Anda dalam kondisi baik-baik saja.

Tetapi apabila pada tepi drum tersebut dalam kondisi tidak hangat dan  cenderung dalam kondisi dingin maka sudah tentu drum heater pada mesin Anda lah yang bermasalah. Pada saat memastikan kondisi ini sebaiknya Anda membaca buku manual terlebih dahulu agar Anda mengikuti instruksi yang ada dan Anda tidak melakukan kesalahan pada saat membongkar bagian drum.

Apabila Anda ragu untuk membongkar bagian drum ini, anda bisa memanggil teknisi yang sudah ahli dalam bidang mesin fotocopy agar bisa ditangani dengan baik. Semoga tips ini bermanfaat untuk Anda yang sedang mengalami hasil copy yang buram.



 


Bagaimana Mesin Fotokopi Bekerja?

Written by PT. Mulya Mitra Coperindo on . Posted in Blog


Saya sangat yakin diantara Anda pasti sudah mengenal salah satu jenis mesin pencetak ini. Anda juga sudah pernah menggunakannya bukan? Bagaimana tidak, saat ini mesin fotokopi sudah menjadi tren utama mesin pengganda media kertas. Mesin fotokopi menjadi mesin pengganda tercepat saat ini, dalam hitungan detik kita bisa menghasilkan print out yang sama persis dengan aslinya dan biaya yang murah. Dari buku-buku, majalah, surat kabar, hingga selebaran yang kita baca setiap saat semua pasti melalui tahap penggandaan. Tetapi, pernahkah Anda membayangkan bagaimana mesin tersebut bisa melakukan hal tersebut, simak artikel berikut.

Sejarah Xerography
Pada tahun 1937, fisikawan Bulgaria, Georgi Nadjakov menemukan bahwa, ketika ditempatkan dalam medan listrik dan dikenai cahaya, beberapa bahan dielektrik mendapatkan polarisasi listrik di daerah-daerah yang terbuka, dengan kata lain polarisasi berperilaku tetap dalam gelap dan hancur /melebur dalam cahaya.

 

Chester Carlson, penemu fotokopi, pada awalnya seorang pengacara hak paten, serta bekerja paruh waktu sebagai peneliti dan penemu. Pekerjaannya di kantor hak paten di New York mengharuskannya untuk membuat banyak salinan makalah penting. Carlson, mengakui bahwa kebiasaan yang dia lakukan sehari-hari itu membosanka,n tidak efisien, dan menguras tenaga. Hal ini memotivasi dirinya untuk melakukan eksperimen dengan fotokonduktif. Carlson menggunakan dapurnya untuk melakukan eksperimen “electrophotography”, pada tahun 1938, ia mengajukan permohonan untuk proses paten. Dia membuat fotokopi pertama menggunakan plat seng ditutupi dengan belerang.
Kata-kata pertama “10-22-38 Astoria” yang ditulis di slide mikroskop, ditempatkan di atas belerang dan di bawah cahaya terang. Setelah slide telah dihapus, citra cermin dari kata-kata tetap. Carlson mencoba menjual penemuannya kepada beberapa perusahaan, tapi gagal karena proses masih terlalu terbelakang/konvensional. Pada saat itu, banyak salinan yang sering dibuat dengan menggunakan kertas karbon atau mesin duplikasi manual, dan orang belum melihat kebutuhan untuk mesin elektronik. Antara 1939 dan 1944, Carlson itu telah ditolak oleh lebih dari 20 perusahaan, termasuk IBM dan General Electric.

Pada tahun 1944, Battelle Memorial Institute, sebuah organisasi nirlaba di Columbus, Ohio, Carlson dikontrak untuk memperbaiki penemuannya. Selama lima tahun, lembaga ini melakukan eksperimen untuk meningkatkan proses electrophotography. Pada 1947, Haloid Corporation (perusahaan kecil i di New York yang memproduksi dan menjual kertas foto) mendekati Battelle untuk mendapatkan lisensi untuk mengembangkan dan memasarkan mesin fotokopi berbasis pada teknologi ini.
Haloid merasa bahwa kata “electrophotography” terlalu rumit dan tidak memiliki makna yang baik. Setelah berkonsultasi dengan seorang profesor bahasa klasik di Ohio State University, Haloid dan Carlson mengubah nama proses tersebut sebagai “xerografi,” yang berasal dari kata Yunani yang berarti “dry writing.” Haloid menciptakan mesin fotokopi baru bernama “Xerox Machines” dan, pada 1948, kata “Xerox” menjadi nama merek dagang. Haloid akhirnya berubah nama menjadi Xerox Corporation.
Pada 1949, Xerox Corporation memperkenalkan mesin fotokopi xerographic pertama yang disebutnya Model A. Xerox menjadi begitu sukses, di Amerika Utara, fotokopi menjadi populer dan dikenal sebagai “xeroxing.” Xerox telah berjuang secara aktif untuk mencegah “Xerox” dari penyamaan merek dagang. Sementara kata “Xerox” sudah muncul di beberapa kamus sebagai sinonim untuk fotokopi.
Pada awal tahun 1950, Radio Corporation of America (RCA) memperkenalkan variasi pada proses yang disebut Electrofax, dimana citra dibentuk khusus langsung di dilapisi kertas dan diberikan dengan toner yang tersebar dalam suatu cairan.
Selama tahun 1960-an dan menjelang tahun 1980-an, Savin Corporation mengembangkan dan menjual mesin fotokopi dengan toner cair yang menerapkan teknologi berdasarkan paten yang diselenggarakan oleh perusahaan. Sebelum meluasnya adopsi mesin fotokopi xerographic , foto-copy langsung dihasilkan oleh mesin seperti yang digunakan Kodak Verifax.
Kendala utama yang terkait dengan pra-teknologi xerographic adalah tingginya biaya produksi: Verifax cetak diperlukan pasokan biaya USD $ 0,15 pada tahun 1969, sementara Xerox cetak dapat dibuat untuk USD $ 0,03 termasuk kertas dan tenaga kerja. Pada waktu itu, Thermofax mesin fotokopi di perpustakaan dapat membuat salinan surat-berbagai ukuran menghasilkan biaya USD $ 0.25 atau lebih (pada saat upah minimum untuk pekerja AS Rp 1,65).DefinisiMenurut Wikipedia, sebuah mesin fotokopi (atau Copier) didefinisikan sebagai mesin yang bisa membuat salinan dokumen dan gambar visual lainnya dalam selembar kertas dengan cepat dan murah. Kebanyakan mesin fotokopi saat ini menggunakan teknologi yang disebut xerografi, proses pengeringan yang menggunakan panas. (Copiers juga dapat menggunakan teknologi output lainnya seperti tinta jet, tetapi xerografi merupakan standar yang sering digunakan.)

Xerografi diperkenalkan pertama kali oleh Xerox di tahun 1949, dan secara bertahap menggantikan media pengganda yang dibuat oleh Verifax, fotostat, kertas karbon, mesin stensil mesin, dan mesin duplikasi lain. Salah satu pengembangan mesin ini ditujukan untuk mencegah infrastruktur perkantoran tanpa kertas yang digembar-gemborkan di awal revolusi digital.

Cara Kerja

Untuk melakukan sebuah proses duplikasi (penggandaan) dari dokumen asli menjadi dokumen hasil salinan, mesin fotokopi bekerja melalui berbagai tahap, yaitu sebagai berikut :

  • Pengisian muatan: silinder drum elektrostatis dalam mesin dialiri oleh suatu kawat bertegangan tinggi yang disebut kawat korona (corona wire) atau kawat bermuatan. Drum memiliki lapisan bahan yang bersifat fotokonduktif. Sebuah photoconductor merupakan sebuah semikonduktor yang bisa menjadi konduktif ketika terkena cahaya.
  • Penangkapan : Sebuah lampu terang menerangi dokumen asli, dan area putih dokumen asli (area yang tidak terkena tinta) meneruskan cahaya ke permukaan drum fotokonduktif. Bidang drum yang terkena cahaya menjadi konduktif, sehingga dibuang menuju ground. Luasan drum yang tidak terkena cahaya (bagian tulisan/area hitam dari dokumen asli) tetap bermuatan negatif. Hasilnya adalah sebuah gambar listrik laten di permukaan drum.
  • Pencitraan : Toner bermuatan positif. Ketika toner dimuntahkan ke drum untuk mendapatkan citra, toner tersebut tertarik dan meresap ke daerah-daerah yang bermuatan negatif (wilayah hitam).
  • Pemindahan : Toner yang dihasilkan gambar pada permukaan drum ditransfer/dipindahkan dari drum ke sehelai kertas yang mempunyai muatan negatif lebih tinggi daripada permukaan drum.
  • Pengeringan : Toner meleleh dan menempel pada kertas karena panas dan tekanan rol.

Proses di atas merupakan contoh mesin fotokopi dengan sebuah drum dan kertas bermuatan negatif, serta toner bermuatan positif seperti yang terdapat dalam mesin fotokopi digital hari ini. Beberapa mesin fotokopi kuno, yang kebanyakan masih analog, menggunakan drum dan kertas bermuatan positif, dan serta toner bermuatan negatif.




Tips Merawat Mesin Fotocopy

Written by PT. Mulya Mitra Coperindo on . Posted in Blog


Tips Merawat Mesin Fotocopy | Hampir di semua wilayah Indonesia mengalami musim hujan. Tidak ada salahnya untuk menghadapi musim penghujan yang mengakibatkan banyaknya penyakit, banjir dan masalah lainnya kita wajib mencegahnya terutama bagi para pengusaha fotocopy.

Tips dibawah ini akan membantu anda didalam merawat mesin fotocopy diwaktu musim hujan :

  1. Bersihkan ruangan anda dari sisa makanan apapun itu. Supaya tidak kotor dan mengundang tamu tidak diundang malam hari  salah satunya hewan pengerat tikus. Anda tahu musim hujan cuaca dingin dan tikus butuh tempat yang hangat dan lembab.
  2. Pastikan atap genteng anda tidak bocor sehingga ketika hujan deras bocoran air tidak mengenai mesin fotocopy kesayangan anda

mungkin pertanyaan tersebut akan muncul setelah anda membaca sub judul diatas. Sebenarnya hewan yang bernama tikus ( mouse ) tidak ada hubungannya sama sekali dengan mesin fotocopy, tetapi jika anda mempunyai sebuah usaha copy center atau usaha fotocopy dan kebetulan lokasi atau tempat usaha anda terdapat tikus sebaiknya anda perlu waspada dan hati-hati karena hewan satu ini akan sangat berbahaya jika sudah menganggap mesin fotocopy adalah tempat yang nyaman untuk bersarang. Hewan tikus memang senang dengan tempat yang pengap dan tikus senang bersarang didalamya, seperti didalam mesin fotocopy. Sudah kita ketahui tikus termasuk binatang pengerat yang suka memakan apapun termasuk juga kabel-kabel yang ada didalam mesin fotocopy. Nah, jika hal ini sudah terjadi maka dapat dipastikan mesin anda akan mengalami kerusakan bahkan bisa matot alias mati total, dan jika hal ini sudah terjadi akan sangat disayangkan jika mesin atau aset yang kita gunakan untuk usaha kita rusak atau bahkan tidak berfungsi hanya dikarenakan ulah seekor tikus. Maka dari itu jangan anggap sepele hewan yang satu ini. Setidaknya hal ini pernah dialami salah satu customer kami yang berada di daerah Sumedang Jawa Barat.

Tak ada padi, kabel mesin pun jadi

Sudah kita ketahui tikus adalah hama yang suka memakan padi dan tikus adalah musuh para petani, tetapi jika tikus berada didalam rumah atau toko tempat kita melakukan usaha copy center, tikus wajib kita anggap musuh utama bagi kita. Karena hewan satu ini senang sekali memakan apapun yang dianggap menghalangi jalan dia lewat ataupun sesuatu yang menghalangi untuk bersarang tidak terkecuali kabel-kabel yang berada di dalam mesin fotocopy.

Salah satu customer kami pernah cerita saat itu musim liburan sekolah dan beliau berniat meliburkan usahanya selama satu minggu karena kebetulan usaha fotocopynya hanya melayani untuk fotocopy sekolah-sekolah dan pesantren yang terdapat di dekat lokasi usahanya tersebut. Setelah satu minggu beliau berniat membuka warungnya tersebut, dan saat dia mau menghidupkan mesinnya ternyata mesin fotokopinya matot atau mati total dan setelah dia cek ternyata kabel-kabel yang berada dalam mesin tersebut pada putus dimakan tikus, bahkan didalam mesin terdapat sarang tikusnya. Alhasil mesin tersebut tidak dapat digunakan untuk usaha lagi hanya karena ulah se ekor tikus.

Pencegahan agar terhindar dari serangan tikus

Berkaca dari kejadian diatas, sebaiknya kita melakukan antisipasi dari serangan hewan tikus. Sebenarnya yang perlu kita lakukan adalah hal sepele tetapi hal ini akan sangat efektif untuk menghindarkan mesin kita dari ancaman tikus. Yang perlu kita lakukan diantaranya adalah;

  • Membuka cassete atau rak kertas

usahakan sebelum kita meninggalkan mesin dalam waktu yang agak lama kita membuka cassete atau rak kertas, hal ini bertujuan untuk menjaga jika tikus masuk ke mesin kita dia tidak akan bersarang dan berdiam karena ada ruang untuk jalan, yang sering terjadi adalah tikus akan memakan apapun yang menghalangi jalannya karena dia tidak menemukan jalan untuk keluar dari mesin, untuk menghindari hal tersebut kita hanya perlu membuka cassete atau rak kertas.

  • Membuka cover belakang

Sama halnya ini kita lakukan untuk bertujuan agar tikus jika masuk ke dalam mesin tidak bersarang karena ada akses atau jalan untuk tikus lewat.

  • Jangan membungkus mesin dengan plastik atau kain

sebaiknya hindari membungkus mesin dengan plastik atau kain saat kita mau meninggalkan mesin kita dalam waktu yang agak lama, karena tikus akan senang sekali bersarang dengan tempat yang hangat dan pengap.

Sebenarnya hal-hal sepele diatas sering kita acuhkan atau kita sepelekan tetapi untuk mencegah dan menghindari dari serangan tikus tidak ada salahnya kita melakukanya, sesuai dengan peribahasa bahwa “mencegah lebih baik daripada mengobati”

 

Demikian tips dari kami. Semoga bermanfaat

Salam Hebat

 

Sumber : www.ptudm.com



 


Cara Pengoperasian Mesin Fotocopy Digital

Written by PT. Mulya Mitra Coperindo on . Posted in Blog


Mesin fotocopy digital menawarkan beberapa fitur yang sangat membantu serta mempermudah dalam mengerjakan tugas -tugas mengganda. Selain dapat mengerjakan tugas-tugas mengganda mesin fotocopy digital iR juga dilengkapi dengan fasilitas seperti copy, print, scan, send, fax, ifax dll. Tetapi jika kebutuhan anda membeli mesin fotocopy untuk usaha, Berikut beberapa cara yang wajib anda kuasai antara lain :

a. Fotocopy dari ADF tidak bolak balik

- Masukkan dokumen pada ADF
- Pilih Paper Select ( sesuai dokumen yang di copy)
- Tekan Start

b. Fotocopy dari ADF bolak balik

- Masukkan dokumen pada ADF
- Pilih Paper Select ( sesuai dokumen yang di copy)
- Tekan Two sided (2-2)
- Tekan Start

c. Fotocopy dari kaca

- Letakkan dokumen yang akan kita fotocopy dikaca area scanner
- Pilih Paper Select ( sesuai dokumen yang di copy)
- Tekan Start

d. Fotocopy KTP tidak bolak balik lewat stack bypass

- Letakkan KTP yang akan kita fotocopy dikaca area scanner
- Pilih Paper Select ( Stack bypass/ Freesize )
- Pastikan di stack bypass sudah terisi kertas
- Tekan teks/photo
- Kurangi kontras
- Start

e. Fotocopy KTP bolak balik

- Letakkan KTP yang akan kita fotocopy dikaca area scanner
- Pilih Paper Select ( gunakan A4 saja )
- Tekan Two Sided ( 1-2 )
- Tekan Image Repeat isi sesuai keinginan X ( max 2 ) dan Y ( max 4 )
- Tekan Teks/Photo
- Sesuaikan kontras yang di iniginkan ( sebaiknya kurangi 2-3 strip )
- Tekan Start

Catatan : Start pertama ( original size A4 )
Start kedua ( proses scan KTP halaman depan )
Balik KTP dan kasih jarak +- 1 cm
Start ketiga ( proses scan KTP halaman belakang )

- Tekan DONE

 Fotocopy buku

- Letakkan buku yang akan kita fotocopy dikaca area scanner
- Tekan Paper Select
- Tekan Finisher
- Pilih Two sided (1-2)
- Tekan Special Feature
- Pilih shift center
- Pilih job build
- Tekan Frame Erase
- Tekan mm
- Tekan adjust each dim
- Setting nilai frame yang diinginkan
- Start

Semoga bermanfaat dan dapat membantu anda dalam membangun usaha awalan anda!!!!!!



Proses Install Print Mesin Fotocopy

Written by PT. Mulya Mitra Coperindo on . Posted in Blog


Proses Install Print Mesin Fotocopy |  Mesin fotocopy digital iR Multifunction adalah mesin fotocopy yang dapat  dipergunakan untuk meng copy, print, scan dan mailbox. Pada dasarnya sistem mesin foto copy iR multifunction tersebut biasanya sudah dilengkapi dengan fitur-fitur  hardware hingga software yang menjadikan mesin foto copy iR berguna lebih dari sekedar mengkopi ( multifungsi )

Kali ini kami akan membahas bagaimana cara menghubungkan mesin fotocopy dengan komputer/PC dan laptop. Apa saja yang perlu kita persiapkan?

Persiapan Antara Lain :
1. Komputer ( PC ) yang telah dilengkapi TP LINK LAN ( Local Area Nertwork )
2. Kabel koneksi / Kabel LAN ( karena untuk 1 komputer maka sambungannya adalah cross )
3. CD Driver Print ( sesuaikan dengan tipe mesin fotocopy anda )

Langkah Pertama:

Setting dahulu IP address pada Komputer, contohnya:
IP: 192.168.1.1
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway Address: 192.168.1.1

Langkah Kedua:

Setting IP Address pada Mesin Fotocopy, caranya:
1. Tekan Tombol Additional Functions
2. System Setting
3. Network Setting
4.TCP/IP Setting

kemudian isikan setting sebagai berikut:

IP: 192.168.1.5
Subnet Mask : 255.255.255.0
Gateway Address: 192.168.1.1

kemudian kalau sudah terisi tekan OK > DONE > DONE > DONE > DONE ( sampai kembali ke tampilan awal ),Ready to copy
Kemudian matikan mesin dari tombol panel tunggu 5 detik lalu matikan dari saklar samping disamping mesin ( on off )

Langkah Ketiga:
Pasangkan kabel LAN hubungkan ke mesin fotocopy dan Komputer yang ingin diinstal kemudian nyalakan Mesin Fotocopy

Langkah Keempat:
Test  koneksi antara komputer dan mesin fotocopy dengan cara:
tekan tombol windows dan “R” pada keyboard komputer secara bersamaan maka akan muncul jendela kecil.
ketik : ping 192.168.1.5 -t  kemudian tekan enter / ok
Jika ada tulisan Reply from 192.168.1.5 maka koneksi antara mesin fotocopy dan komputer melalui kabel LAN telah berhasil terkoneksi dengan baik.

Instal Driver Printer:
Tekan tombol windows pilih Device and Printer
- add Print
- add Local Printer
- creat new port
- pilih standard tcp/ip port
- next
- hilangkan tanda cheklis pada query the printer
- kemudian isi IP address mesin fotocopy ( 192.168.1.5 )
- next
- browse driver dengan cara klik have disk
- browse driver sesuai lokasi penyimpanan driver anda.
- cari folder UFR II lalu klik 2 kali
- cari nama mesin yang akan anda install
- tekan next agar proses instalasi berlangsung, setelah selesai lihat pada bagian device and printer
- pastikan nama dan type mesin yang kita instal
- proses instalasi selesai

Setelah proses instalasi selesai lakukan test page untuk memastikan printer telah terinstal dengan benar. Demikian cara instal printer pada mesin fotocopy digital semoga berhasil dan bermanfaat.

 

Proses Scaning Gambar, Dokument dan file  :

  • Masukan kembali CD Driver keperangkat PC/Laptop
  • Pilih data instal scan pada CD Driver
  • Klik windows all program cari scan g
  • ear tools yang sudah terinstall

  • Klik scan gera tools lalu masukan IP adress sesuai dengan IP adress mesin FC
  • Kemudian klik softwere yang mengandung unsur scan

( Adobe photoshop, Corel Draw, dll )

  • Klik scan gear tools proses scan sesuai dengan keinginan anda

 

  …Selamat Mencoba…




Proses Copy Mesin Fotocopy

Written by PT. Mulya Mitra Coperindo on . Posted in Blog


Mesin fotokopi adalah peralatan kantor  yang membuat salinan ke atas kertas  daridokumenbuku, maupun sumber lain. Mesin fotokopi zaman sekarang menggunakanCanon Digital Multifunction IR ( Image Runner ), proses kering yang bekerja dengan bantuan listrik maupun panas. Mesin fotokopi lainnya dapat menggunakan tinta/toner.

Prinsip kerja

  1. Pencahayaan pada mesin foto kopicahaya yang sangat terang yang dihasilkan dari lampu expose yang menyinari dokumen yang sudah diletakkan di atas kaca dengan posisi terbalik ke bawah pada kaca, gambar pada dokumen kemudian akan dipantulkan melalui lensa, kemudian lensa akan meangarahkan gambar tersebut ke arah tabung drum. Tabung drum adalah silinder dari bahan aluminium yang dilapisisi dengan selenium yang sangat sensitif terhadap cahaya.
  2. Gambar yang lebih terang pada permukaan drum pada mesin foto kopi akan mengakibatkan elektron-elektron muncul dan menetralkan ion-ion positif yang dihasilkan oleh kawat pijar ( corona wire ) sebelah atas drum ( kawat 1 ), sehingga pada permukaan yang terang tidak ada elektron yang yang bermuatan, sedangkan pada cahaya yang yang lebih gelap akan menghasilkan tidak terjadi perubahan muatan, tetap bermuatan positif.
  3. Serbuk pada mesin foto kopi yang berwarna hitam ( toner ) bermuatan negatif yang berada pada depeloper, akan tertarik oleh ion positif pada permukaan drum,
  4. Tegangan tinggi DC pada mesin foto kopi yang diberikan pada kawat pijar ( corona wire ) membuat drum bermuatan positif, kawat pijar ( corona wire ) terdapat dua buah, satu terdapat diatas drum ( kawat 1 ), dan di bawah drum ( kawat 2 ).
  5. Selembar kertas pada mesin foto kopi yang dilewatkan di bawah drum ketika drum berputar, sebelum kertas mencapai drum terlebih dahulu kertas dijadikan bermuatan positif oleh kawat 2, sehingga toner yang menempel pada kertas akan tertarik dengan sangat kuat ke kertas, karena gaya tarik muatan positif pada kertas lebih kuat dari pada muatan positif pada drum ditambah lagi dengan gaya gravitasi
  6. Berikutnya kertas akan di lewatkan melalui du buah rol panas pada mesin foto kopiyang saling bertekanan, panas dari kedua rol tersebut akan melelahkan toner yang kemudian akan menempel erat ke kertas.peristiwa ini akan menghasilkan copian atau salinan gambar yang sama persis dengan aslinya.
  7. Setelah toner turun ke kertas pada mesin foto kopi kemudian silinder drum akan terus berputar sampai melewati blade (cleaning balde) pembersih drum kemudian melalui kawat 1 (primary corona wire), sehingga drum kembali bermuatan positif dan siap kembali disinari terus berulang-ulang.





  • Icon 02

    Cara Pemesanan

    Untuk kenyamanan, anda bisa melakukan pembayaran saat barang telah kami antar sampai ke tujuan.

    Detail COD

  • Icon 03

    Lokasi Kami

    Lihat lokasi kami dengan peta dari google maps yang memudahkan anda untuk mengetahui lokasi kantor kami.

    Info Lengkap

Inline HTML

aa


tres